Kami Bagian Dari Tim

Monster YAMAHA Tech3

 

Diproduksi dan dikembangkan dari

ajang balap, khusus untuk

penggunaan di Indonesia

 

Produk kualitas tinggi dengan

pembuktian di kejuaraan balap

kelas dunia

 

Menantang semangat anda untuk

berkompetisi dengan kekuatan

menjadi yang terbaik di kejuaraan

Dunia.

Kualitas Terbaik
Standar Teknologi MotoGP

Dengan teknologi terbaik di dunia, SAKURA memiliki kualitas daya tahan paling tangguh.
Diciptakan dengan standar kualitas dan merujuk kepada teknologi terkini yang dikembangkan peruntukan Moto GP.
Kebutuhan performa dan daya tahan yang optimal sangat diperlukan untuk menjadi Juara di Moto GP. SAKURA hadir untuk memenuhi itu semua!

Knalpot SAKURA

    YZF-R25 AR04

    MT-25 AR04

    YZF-R15 AR03

    NEW VIXION ADVANCE AR05

    NEW VIXION LIGHTNING AR02

    Khusus BalapJUPITER Z1 YR02

    Khusus BalapYZF-R6 YR01

    Sistem yang terintegrasi mulai dari perencanaan - pengembangan produk - hingga produksi

    Berdasarkan pengalaman dan data serta impresi performa knalpot dari pembalap pengalaman, terlahirlah produk knalpot berperforma tinggi dan berkualitas.

    Serba-Serbi Monster YAMAHA Tech3

    Zarco dan Folger Meninggalkan Valencia dengan Percaya Diri Setelah Awal yang Impresif

    21/Nov/2016Baca Lebih Lanjut

    Pasangan Monster Yamaha Tech3 meninggalkan Sirkuit Ricardo Tomo dengan percaya diri untuk musim yang akan datang setelah menyelesaikan hari kedua mereka diatas Yamaha YZR-M1 dimana para rookie ini mendapatkan beberapa informasi dan pengetahuan di kelas premier. Jonas Folger mempersembahkan performa terbaik setelah berhasil menyelesaikan tes dengan berada dalam top ten, dengan waktu hanya 0.973 dari pemuncak. Sementara Johann Zarco membuat beberapa perubahan dan meraih waktu  0.067 dibelakang rekan setimnya dan diposisi 11, diatas beberapa rider motogp lainnya.

    JONAS FOLGER

    Posisi: 10 – waktu : 1’30.948 – Lap: 63

    Secara keseluruhan, ini adalah waktu yang dapat dikatakan sukses untuk kami dan kami dapat pergi dengan senang hati sehubungan dengan apa yang kami raih. Rencananya adalah untuk melanjutkan apa yang telah tertunda kemarin yang berarti saya lanjutkan pekerjaan dengan gaya membalap saya. Kami menyelesaikan beberapa lap dan itu adalah hari yang panjang namun kami dapat mengumpulkan beberapa banyak data. Juga, tim Tech3 dan saya mulai untuk melakukan perubahan pada motor disana sini untuk melihat bagian mana yang dapat kami maksimalkan dimasa datang. Saya masih butuh beradaptasi dengan gaya membalap saya sehubungan dengan melaju dengan ban yang digunakan, namun secara keseluruhan, ini adalah hari yang positif dan saya berhasil mengukuhkan waktu dan lap terbaik saya. Terimakasih kepada crew atas usaha mereka dan saya tidak sabar untuk kembali dengan Yamaha di masa datang

    JOHANN ZARCO

    Posisi: 11 – waktu: 1’31.015 – Lap: 61

    Hari ini sangat positif dan saya sangat puas dengan pekerjaan yang telah dilakukan. Sesaat setelah diwaktu pagi kami mulai hari ini, saya dapat melaju dengan langkah yang sama seperi kemarin, dimana saya selalu menekan, jadi sangat senang dapat menunggangi motor yang dengan mudah saya dapat nyaman dengannya dan dapat melaju secara cepat. Tiap kali ketika saya meninggalkan pit box, saya menjadi lebih kuat dan dan saya dapat meningkatkan waktu lap saya dengan konsisten. Tech3 melakukan pekerjaan dengan sangat luar biasa dan saya dapat beradaptasi dengan gaya membalap saya agar lebih sesuai dengan Yamaha. Saya merasa lebih percaya diri terhadap M1 yang membuat saya sangat senang dan waktu lap 1’31.0 adalah target yang luar biasa telah saya raih, dan lagi saya hanya satu detik dari depan saya, ini sangat menyenangkan dan cara yang bagus untuk mengakhiri tes

     

     

    21/Nov/2016

    Zarco dan Folger Meninggalkan Valencia dengan Percaya Diri Setelah Awal yang Impresif

    Pasangan Monster Yamaha Tech3 meninggalkan Sirkuit Ricardo Tomo dengan percaya diri untuk musim yang akan datang setelah menyelesaikan hari kedua mereka diatas Yamaha YZR-M1 dimana para rookie ini mendapatkan beberapa informasi dan pengetahuan di kelas premier. Jonas Folger mempersembahkan performa terbaik setelah berhasil menyelesaikan tes dengan berada dalam top ten, dengan waktu hanya 0.973 dari pemuncak. Sementara Johann Zarco membuat beberapa perubahan dan meraih waktu  0.067 dibelakang rekan setimnya dan diposisi 11, diatas beberapa rider motogp lainnya.

    JONAS FOLGER

    Posisi: 10 – waktu : 1’30.948 – Lap: 63

    Secara keseluruhan, ini adalah waktu yang dapat dikatakan sukses untuk kami dan kami dapat pergi dengan senang hati sehubungan dengan apa yang kami raih. Rencananya adalah untuk melanjutkan apa yang telah tertunda kemarin yang berarti saya lanjutkan pekerjaan dengan gaya membalap saya. Kami menyelesaikan beberapa lap dan itu adalah hari yang panjang namun kami dapat mengumpulkan beberapa banyak data. Juga, tim Tech3 dan saya mulai untuk melakukan perubahan pada motor disana sini untuk melihat bagian mana yang dapat kami maksimalkan dimasa datang. Saya masih butuh beradaptasi dengan gaya membalap saya sehubungan dengan melaju dengan ban yang digunakan, namun secara keseluruhan, ini adalah hari yang positif dan saya berhasil mengukuhkan waktu dan lap terbaik saya. Terimakasih kepada crew atas usaha mereka dan saya tidak sabar untuk kembali dengan Yamaha di masa datang

    JOHANN ZARCO

    Posisi: 11 – waktu: 1’31.015 – Lap: 61

    Hari ini sangat positif dan saya sangat puas dengan pekerjaan yang telah dilakukan. Sesaat setelah diwaktu pagi kami mulai hari ini, saya dapat melaju dengan langkah yang sama seperi kemarin, dimana saya selalu menekan, jadi sangat senang dapat menunggangi motor yang dengan mudah saya dapat nyaman dengannya dan dapat melaju secara cepat. Tiap kali ketika saya meninggalkan pit box, saya menjadi lebih kuat dan dan saya dapat meningkatkan waktu lap saya dengan konsisten. Tech3 melakukan pekerjaan dengan sangat luar biasa dan saya dapat beradaptasi dengan gaya membalap saya agar lebih sesuai dengan Yamaha. Saya merasa lebih percaya diri terhadap M1 yang membuat saya sangat senang dan waktu lap 1’31.0 adalah target yang luar biasa telah saya raih, dan lagi saya hanya satu detik dari depan saya, ini sangat menyenangkan dan cara yang bagus untuk mengakhiri tes

     

    Awal Positif bagi Perjalanan Tech3 untuk Folger dan Zarco

    21/Nov/2016Baca Lebih Lanjut

    Line up baru 2017 Tim Monster Yamaha Tech3 langsung ngebut melakukan pekerjaannya pada tes Gp Valencia dimana mereka membuat memulai debutnya dengan Yamaha YZR-M1. Jonas Folger secara impresif menyelesaikan lap demi lap dan menjadi rookie tercepat didepan beberapa rider MotoGP yang telah berpengalaman, dengan waktu tercepat berjarak hanya 1.520 dari pemuncak. Sementara itu talenta Prancis yang sedang bersinar Johann Zarco juga mengaspal dengan langkah yang positif dan mencapai garis finis dengan jarak hanya 0.012 dibelakang rekan setimnya. hari terakhir tes akan dilakukan esok hari dimana kedua rookie akan berlanjut dengan pengumpulan beberapa informasi mengenai motor yang akan mereka tunggangi untuk musim depan

    JONAS FOLGER

    Posisi: 16 – waktu : 1’32.450 – Lap: 52

    Saya sangat senang dengan debut saya bersama Yamaha karena ini adalah momen yang sangat menggembirakan dan secara keseluruhan, sebuah pengalaman luar biasa. Tentunya, pengalaman pertama ini sangat spesial dan ada banyak informasi yang bisa di dapatkan, tapi saya mulai terbiasa dengan Yamaha YZR-M1 dengan cepat dan saya telah mempelajari beberapa hal. Selain itu, tim ini juga sangat membantu dan mereka katakan kepada saya perubahan apa saja yang perlu dibuat terhadap  motor. Tujuan utamanya sekarang adalah mencoba untuk beradaptasi dengan motor dan dengan gaya membalap di MotoGP, namun kami semua sangat senang dengan setiap progress. Hal yang mengejutkan bagi saya yang paling utama adalah mengenai mesin yang sangat smooth dengan semua power dan juga top speednya, sangat menakjubkan. Motor ini sangat impresif dan senang bisa menunggangi mesin dengan kekuatan seperti ini namun dapat dikontrol. Besok, saya berniat untuk memulai apa yang tertunda hari ini namun pertama-tama, sore ini saya akan mencoba pelajari semua data dan lalu bandingkan diri saya dengan beberapa rider lainnya. Selain itu saat saya kembali ke trek, saya akan kembali beradaptasi dengan motor, dan kemudian mungkin melakukan beberapa setting terhadap motor.

    JOHANN ZARCO

    Posisi: 17 – waktu: 1’32.462 – Lap: 61

    Debut saya pada motogp sangat menggembirakan, namun, disini sedikit tricky karena saya harus terbiasa dengan motor baru setelah beberapa tahun di kelas moto2. Ada banyak hal yang harus dipelajari dan banyak faktor yang saya harus bisa sesuaikan diri. Penekatan saya untuk ini adalah untuk mengambil sebanyak mungkin satu demi satu karena tentu saja, saya tidak akan mungkin langsung berubah dalam satu sesi dan saya perlu beberapa lama untuk bisa memahami semua. Saya telah membuat beberapa progres dan kami menyelesaikan lap dengan cara yang tidak terlalu buruk di penghujung hari jadi ini merupakan hal yang positif/ tim tech3 mengerti gaya saya membalap dan saya bisa melihat dengan yamaha yzr-m1, ada beberapa hal khusus yang harus dirubah untuk mendapatkan kecepatan. Saya telah mendapatkan beberapa pengetahuan baru, namun akan membutuhkan waktu untuk melakukan improv dan beradaptasi dengan motor, jika diperlukan, untuk gaya membalap saya. Hari ini adalah awal yang positif, namun sedikit lebih menantang dari apa yang saya duga.

     

     

    21/Nov/2016

    Awal Positif bagi Perjalanan Tech3 untuk Folger dan Zarco

    Line up baru 2017 Tim Monster Yamaha Tech3 langsung ngebut melakukan pekerjaannya pada tes Gp Valencia dimana mereka membuat memulai debutnya dengan Yamaha YZR-M1. Jonas Folger secara impresif menyelesaikan lap demi lap dan menjadi rookie tercepat didepan beberapa rider MotoGP yang telah berpengalaman, dengan waktu tercepat berjarak hanya 1.520 dari pemuncak. Sementara itu talenta Prancis yang sedang bersinar Johann Zarco juga mengaspal dengan langkah yang positif dan mencapai garis finis dengan jarak hanya 0.012 dibelakang rekan setimnya. hari terakhir tes akan dilakukan esok hari dimana kedua rookie akan berlanjut dengan pengumpulan beberapa informasi mengenai motor yang akan mereka tunggangi untuk musim depan

    JONAS FOLGER

    Posisi: 16 – waktu : 1’32.450 – Lap: 52

    Saya sangat senang dengan debut saya bersama Yamaha karena ini adalah momen yang sangat menggembirakan dan secara keseluruhan, sebuah pengalaman luar biasa. Tentunya, pengalaman pertama ini sangat spesial dan ada banyak informasi yang bisa di dapatkan, tapi saya mulai terbiasa dengan Yamaha YZR-M1 dengan cepat dan saya telah mempelajari beberapa hal. Selain itu, tim ini juga sangat membantu dan mereka katakan kepada saya perubahan apa saja yang perlu dibuat terhadap  motor. Tujuan utamanya sekarang adalah mencoba untuk beradaptasi dengan motor dan dengan gaya membalap di MotoGP, namun kami semua sangat senang dengan setiap progress. Hal yang mengejutkan bagi saya yang paling utama adalah mengenai mesin yang sangat smooth dengan semua power dan juga top speednya, sangat menakjubkan. Motor ini sangat impresif dan senang bisa menunggangi mesin dengan kekuatan seperti ini namun dapat dikontrol. Besok, saya berniat untuk memulai apa yang tertunda hari ini namun pertama-tama, sore ini saya akan mencoba pelajari semua data dan lalu bandingkan diri saya dengan beberapa rider lainnya. Selain itu saat saya kembali ke trek, saya akan kembali beradaptasi dengan motor, dan kemudian mungkin melakukan beberapa setting terhadap motor.

    JOHANN ZARCO

    Posisi: 17 – waktu: 1’32.462 – Lap: 61

    Debut saya pada motogp sangat menggembirakan, namun, disini sedikit tricky karena saya harus terbiasa dengan motor baru setelah beberapa tahun di kelas moto2. Ada banyak hal yang harus dipelajari dan banyak faktor yang saya harus bisa sesuaikan diri. Penekatan saya untuk ini adalah untuk mengambil sebanyak mungkin satu demi satu karena tentu saja, saya tidak akan mungkin langsung berubah dalam satu sesi dan saya perlu beberapa lama untuk bisa memahami semua. Saya telah membuat beberapa progres dan kami menyelesaikan lap dengan cara yang tidak terlalu buruk di penghujung hari jadi ini merupakan hal yang positif/ tim tech3 mengerti gaya saya membalap dan saya bisa melihat dengan yamaha yzr-m1, ada beberapa hal khusus yang harus dirubah untuk mendapatkan kecepatan. Saya telah mendapatkan beberapa pengetahuan baru, namun akan membutuhkan waktu untuk melakukan improv dan beradaptasi dengan motor, jika diperlukan, untuk gaya membalap saya. Hari ini adalah awal yang positif, namun sedikit lebih menantang dari apa yang saya duga.

     

    Espargaro Menutup Cerita dengan Yamaha Di Posisi 6 – Smith Berakhir dengan Posisi 9

    18/Nov/2016Baca Lebih Lanjut

    Pol Espargaro mengukuhkan hasil luar biasa pada MotoGP terakhirnya dengan Yamaha dengan menempati puncak tim satelit. Pemuda Spanyol ini melaju kedepan dari row kedua grid start dan menyelesaikan lap pertama dengan sangat baik dengan saling salip dengan rider pabrikan. Dari sini dia melaju dengan sangat hebat yang membuatnya untuk melakukan progres ke posisi 7 pada saat balapan kurang dari seperempat jalan. Espargaro kemudian mengincar rider Suzuki Aleix Espargaro, dan pada lap-lap terkahir, pemuda 25 tahun ini mengejar pemenang GP 2016 Andrea Davizioso. Espargaro memacu motornya dan mencapai finis didepan pembalap Ducati itu dengan jarak 0.039 detik, yang merupakan penampilan yang sangat impresif bagi Tech3

    Bradley smith mengakhiri enam tahun kerjasamanya dengan Tech3 dengan menyelesaikan 30 lap di posisi ke 9 setelah penampilan yang luar biasa hari ini di sirkuit Valencia. Pemuda Inggris ini yang memulai balapan dari depan row ke empat grid start, dengan cepat menemukan ritmenya dan menyelesaikan lap awal dengan baik pada posisi ke 11. Dia melesat kedepan dan catatan lapnya memperlihatkan jarak yang tak seberapa dengan rider didepannya. Pada pertengahan balapan, pembalap yang memuncaki tim satelit pada tahun 2015 ini kembali masuk ke jajaran top 10 dan meraih posisi ke 9 dan dari sini, dia membangun konsistensi dah akhirnya mencapai garis finis pada posisi ini. Hasil ini sangat positif bagi pembalap 25 tahun yang telah menjalani musim yang sangat berat sepanjang tahun, dimana selain itu juga dia mengelami cidera pada lutut kanan pada Agustus kemarin. Namun dengan tekad dan ketahanannya dia dapat kembali ke trek setelah masa perawatan tujuh minggu, dan juga setelah itu mencatatkan beberapa poin walapun masih dalam keadaan belum fit dan membawa tim Monster Yamaha Tech3 memboyong gelar the top independent position pada klasemen tim untuk kelima kalinya secara berurut-turut.

    Tim secara keseluruhan ingin mengucapkan terimakasih kepada kedua pembalap Pol dan Bradley atas komitmen dan kerja sama mereka selama beberapa tahun ini, dan juga harapan yang baik untuk perkembangan karir mereka dimasa-masa yang akan datang

    POL ESPARGARO

    Posisi: 6 – Championship: 8 – Poin: 134

    Ini adalah balapan terkahir saya dengan Yamaha hitam hijau dan hasil hari ini menandai akhir yang positif bagi kebersamaan saya dengan Tech3. Finis kali ini akan menjaga moral saya dan juga tim, selama istirahat musim dingin dan ini merupakan cara yang bagus untuk mengakhiri perjalanan kita bersama. Kami mengakhiri musim ini sebagaimana awalnya, dalam hal posisi the top independent rider, walaupun ini adalah tahun yang penuh tantangan karena sayangnya, akhirnya kami tidak dapat mengamankan posisi terbaik untuk satelit pada klasemen. Walau demikian kami selalu menampilkan yang terbaik yang kami bisa dan saya harus berterimakasih pada tim Monster Yamaha Tech3 karena telah memberikan apa yang mereka dapat lakukan sepanjang tahun. Ditambah lagi saya harus ucapkan terimakasih kepada tim saya karena telah mengajarkan bagaimana cara menunggangi motor MotoGP. Kami telah melalui momen yang indah bersama dan juga yang tidak begitu menggembirakan. Tahun-tahun pertama kami sungguh menyenangkan lalu kami menghadapi tahun kedua yang penuh tantangan, namun pada 2016 kami telah mencoba untuk berjuang sebaik mungkin. sehubungan dengan balapan hari ini, saya pikir lap pembuka sangat penting dan membuat kami sedih, kami kehilangan banyak waktu disana, setelah itu ritme saya berubah menjadi lebih baik dan seperti hampir mirip dengan yang dimiliki oleh rider pabrikan didepan saya. Untuk keseluruhan gp, ada saudara saya di belakang, namun saya tidak yakin dia dapat berjuang melewati saya. Dan saya tetap berada didepannya dan membuat saya dapat menyalip Dovi, yang kemudian menjadi penjaga jarak saya dengan Aleix. Sekali lagi, saya harus katakan terimakasih kepada semua di tim atas kerja kerasnya dalam tiga tahun terakhir ini dan hal itu meninggalkan kenangan yang indah tentang Tech3 untuk saya.

    BRADLEY SMITH

    Posisi: 9 – Championship: 17 – Point: 62

    Ini adalah balapan yang tricky, namun saya telah berusaha sebaik mungkin, dan mencapai finis pada posisi ke 9 adalah hasil positif untuk mengakhiri musim ini setelah apa yang kami lewati bersama. Kami tidak pernah benar-benar menemukan solusi untuk masalah saya di minggu ini, walaupun, tentu saja, kami telah mencoba semua yang kami bisa. Walau demikian, untuk GP, kami memiliki settingan yang sangat bagus. Saat mulai, saya mencoba menekan untuk terus bersama dengan Espargaro berasudara dan Cal. Sepertinya Pol memiliki mempunyai ritme yang lebih baik, khususnya pada pertengahan kedua Gp dan sayangnya saya tidak dapat mengiringi dia. Walau agak berlebihan, saya berharap dapat bertarung bersama dengan Pol dalam balapan terkahir kami dengan tim. Namun pada pertengahan, Cal terjauh dan setelah itu saya berhadapan dengan keadaan dimana harus mengumpulkan sebanyak mungkin ritme karena saya berada dalam jarak yang cukup jauh untuk dapat masuk kejajaran sepuluh besar, ditambah lagi dengan Pol dan Aleix jauh dari jangkuan. Oleh karena itu fokus utama saya adalah mencoba untuk recover sebaik mungkin, agar kami dapat mencapai tempat yang seharusnya, yang telah berhasil kami lakukan yaitu berada dalam top ten. Sayang ingin mengucapakan banyak terimakasih kepada semua tim Tech3 untuk semua yang telah mereka lakukan pada empat tahun terakhir ini di MotoGP dan dua tahun tambahan sebelumnya pada Moto2. Saya harap mereka akan bersama dengan rider terbaik untuk musim 2017 dan saya akan datang lagi dimasa yang akan datang

    HERVÉ PONCHARAL – TEAM MANAGER:

    Balapan kali ini adalah balapan yang sangat brilian dan akhir yang baik untuk mengakhiri musim MotoGP dimana terdapat banyak kompetisi dan pertarungan yang sengit. Sehubungan dengan kami, saya sangat bangga dengan kedua pembalap kami, dan saya pikir sepanjang minggu ini, keduanya Brad dan Pol telah menunjukkan semangat pertanrungan yang sangat positif. Pada akhir musim ini, cuaca berada pada pihak kami, pembalap kami telah melakukan permainan ini dengan sangat baik dan memenangkan pertarungan the top independent dengan Pol, dan Bradley mendapat poin yang sangat penting untuk kejuaraan. Hasil keduanya sangat penting karena mereka telah membuat Tech3 tetap menjadi the best independent team pada klasemen untuk kelima kalinya secara berturut-turut, ini adalah pencapaian yang sangat bagus. Kami semua bangga dengan performa kedua pembalap namun kami juga sedikit sedih karena perjalanan kami telah sampai pada saat akhir bersama mereka. Saya ingin berterimakasih sekali lagi kepada semua orang, pembalap, semua tim dan saya juga harus ucapakan terimakasih khususnya pada Milena Koerner, yang juga telah melakukan pekerjaan dengan baik bagi Tim Monster Yamaha Tech3 selama beberapa tahun. Semoga saja, kami dapat bersama-sama lagi pada saat yang akan datang.

     

     

    18/Nov/2016

    Espargaro Menutup Cerita dengan Yamaha Di Posisi 6 – Smith Berakhir dengan Posisi 9

    Pol Espargaro mengukuhkan hasil luar biasa pada MotoGP terakhirnya dengan Yamaha dengan menempati puncak tim satelit. Pemuda Spanyol ini melaju kedepan dari row kedua grid start dan menyelesaikan lap pertama dengan sangat baik dengan saling salip dengan rider pabrikan. Dari sini dia melaju dengan sangat hebat yang membuatnya untuk melakukan progres ke posisi 7 pada saat balapan kurang dari seperempat jalan. Espargaro kemudian mengincar rider Suzuki Aleix Espargaro, dan pada lap-lap terkahir, pemuda 25 tahun ini mengejar pemenang GP 2016 Andrea Davizioso. Espargaro memacu motornya dan mencapai finis didepan pembalap Ducati itu dengan jarak 0.039 detik, yang merupakan penampilan yang sangat impresif bagi Tech3

    Bradley smith mengakhiri enam tahun kerjasamanya dengan Tech3 dengan menyelesaikan 30 lap di posisi ke 9 setelah penampilan yang luar biasa hari ini di sirkuit Valencia. Pemuda Inggris ini yang memulai balapan dari depan row ke empat grid start, dengan cepat menemukan ritmenya dan menyelesaikan lap awal dengan baik pada posisi ke 11. Dia melesat kedepan dan catatan lapnya memperlihatkan jarak yang tak seberapa dengan rider didepannya. Pada pertengahan balapan, pembalap yang memuncaki tim satelit pada tahun 2015 ini kembali masuk ke jajaran top 10 dan meraih posisi ke 9 dan dari sini, dia membangun konsistensi dah akhirnya mencapai garis finis pada posisi ini. Hasil ini sangat positif bagi pembalap 25 tahun yang telah menjalani musim yang sangat berat sepanjang tahun, dimana selain itu juga dia mengelami cidera pada lutut kanan pada Agustus kemarin. Namun dengan tekad dan ketahanannya dia dapat kembali ke trek setelah masa perawatan tujuh minggu, dan juga setelah itu mencatatkan beberapa poin walapun masih dalam keadaan belum fit dan membawa tim Monster Yamaha Tech3 memboyong gelar the top independent position pada klasemen tim untuk kelima kalinya secara berurut-turut.

    Tim secara keseluruhan ingin mengucapkan terimakasih kepada kedua pembalap Pol dan Bradley atas komitmen dan kerja sama mereka selama beberapa tahun ini, dan juga harapan yang baik untuk perkembangan karir mereka dimasa-masa yang akan datang

    POL ESPARGARO

    Posisi: 6 – Championship: 8 – Poin: 134

    Ini adalah balapan terkahir saya dengan Yamaha hitam hijau dan hasil hari ini menandai akhir yang positif bagi kebersamaan saya dengan Tech3. Finis kali ini akan menjaga moral saya dan juga tim, selama istirahat musim dingin dan ini merupakan cara yang bagus untuk mengakhiri perjalanan kita bersama. Kami mengakhiri musim ini sebagaimana awalnya, dalam hal posisi the top independent rider, walaupun ini adalah tahun yang penuh tantangan karena sayangnya, akhirnya kami tidak dapat mengamankan posisi terbaik untuk satelit pada klasemen. Walau demikian kami selalu menampilkan yang terbaik yang kami bisa dan saya harus berterimakasih pada tim Monster Yamaha Tech3 karena telah memberikan apa yang mereka dapat lakukan sepanjang tahun. Ditambah lagi saya harus ucapkan terimakasih kepada tim saya karena telah mengajarkan bagaimana cara menunggangi motor MotoGP. Kami telah melalui momen yang indah bersama dan juga yang tidak begitu menggembirakan. Tahun-tahun pertama kami sungguh menyenangkan lalu kami menghadapi tahun kedua yang penuh tantangan, namun pada 2016 kami telah mencoba untuk berjuang sebaik mungkin. sehubungan dengan balapan hari ini, saya pikir lap pembuka sangat penting dan membuat kami sedih, kami kehilangan banyak waktu disana, setelah itu ritme saya berubah menjadi lebih baik dan seperti hampir mirip dengan yang dimiliki oleh rider pabrikan didepan saya. Untuk keseluruhan gp, ada saudara saya di belakang, namun saya tidak yakin dia dapat berjuang melewati saya. Dan saya tetap berada didepannya dan membuat saya dapat menyalip Dovi, yang kemudian menjadi penjaga jarak saya dengan Aleix. Sekali lagi, saya harus katakan terimakasih kepada semua di tim atas kerja kerasnya dalam tiga tahun terakhir ini dan hal itu meninggalkan kenangan yang indah tentang Tech3 untuk saya.

    BRADLEY SMITH

    Posisi: 9 – Championship: 17 – Point: 62

    Ini adalah balapan yang tricky, namun saya telah berusaha sebaik mungkin, dan mencapai finis pada posisi ke 9 adalah hasil positif untuk mengakhiri musim ini setelah apa yang kami lewati bersama. Kami tidak pernah benar-benar menemukan solusi untuk masalah saya di minggu ini, walaupun, tentu saja, kami telah mencoba semua yang kami bisa. Walau demikian, untuk GP, kami memiliki settingan yang sangat bagus. Saat mulai, saya mencoba menekan untuk terus bersama dengan Espargaro berasudara dan Cal. Sepertinya Pol memiliki mempunyai ritme yang lebih baik, khususnya pada pertengahan kedua Gp dan sayangnya saya tidak dapat mengiringi dia. Walau agak berlebihan, saya berharap dapat bertarung bersama dengan Pol dalam balapan terkahir kami dengan tim. Namun pada pertengahan, Cal terjauh dan setelah itu saya berhadapan dengan keadaan dimana harus mengumpulkan sebanyak mungkin ritme karena saya berada dalam jarak yang cukup jauh untuk dapat masuk kejajaran sepuluh besar, ditambah lagi dengan Pol dan Aleix jauh dari jangkuan. Oleh karena itu fokus utama saya adalah mencoba untuk recover sebaik mungkin, agar kami dapat mencapai tempat yang seharusnya, yang telah berhasil kami lakukan yaitu berada dalam top ten. Sayang ingin mengucapakan banyak terimakasih kepada semua tim Tech3 untuk semua yang telah mereka lakukan pada empat tahun terakhir ini di MotoGP dan dua tahun tambahan sebelumnya pada Moto2. Saya harap mereka akan bersama dengan rider terbaik untuk musim 2017 dan saya akan datang lagi dimasa yang akan datang

    HERVÉ PONCHARAL – TEAM MANAGER:

    Balapan kali ini adalah balapan yang sangat brilian dan akhir yang baik untuk mengakhiri musim MotoGP dimana terdapat banyak kompetisi dan pertarungan yang sengit. Sehubungan dengan kami, saya sangat bangga dengan kedua pembalap kami, dan saya pikir sepanjang minggu ini, keduanya Brad dan Pol telah menunjukkan semangat pertanrungan yang sangat positif. Pada akhir musim ini, cuaca berada pada pihak kami, pembalap kami telah melakukan permainan ini dengan sangat baik dan memenangkan pertarungan the top independent dengan Pol, dan Bradley mendapat poin yang sangat penting untuk kejuaraan. Hasil keduanya sangat penting karena mereka telah membuat Tech3 tetap menjadi the best independent team pada klasemen untuk kelima kalinya secara berturut-turut, ini adalah pencapaian yang sangat bagus. Kami semua bangga dengan performa kedua pembalap namun kami juga sedikit sedih karena perjalanan kami telah sampai pada saat akhir bersama mereka. Saya ingin berterimakasih sekali lagi kepada semua orang, pembalap, semua tim dan saya juga harus ucapakan terimakasih khususnya pada Milena Koerner, yang juga telah melakukan pekerjaan dengan baik bagi Tim Monster Yamaha Tech3 selama beberapa tahun. Semoga saja, kami dapat bersama-sama lagi pada saat yang akan datang.

     

    Espargaro akan Memulai Grand Final dari Row Kedua Grid Start

    16/Nov/2016Baca Lebih Lanjut

    Rider tim Monster Yamaha Tech3 Pol Espargaro akan melaju dari row kedua gris start esok yang akan menjadi balapan terkahirnya diatas Yamaha YZR-M1, setelah menghasilkan penampilan luar biasa di Valencia hari ini. Pemuda Spanyol ini memulai harinya dengan kecepatan luar biasa dan mengamankan posisi ke 6 pada latihan pagi hari dimana hasil ini hanya berjarak 0.487 dari pemuncak. Selanjutnya pada Q2, dia kembali ke trek dan setelah menyelesaikan 8 lap, waktu terbaiknya membuatnya berada pada posisi 6 dan hanya berjarak 0.264 dari row depan. Hasil kualifikasi ini mengukuhkan penampilan Juara Dunia Moto2 tahun 2013 dan esok dia akan fokus pada the top independent rider pada sesi final untuk menutup penampilan terkahirnya bersama Tech3 dengan cara yang positif

    Sementara itu Bradley Smith akan memulai balapan grand final esok hari untuk Tim Monster Yamaha Tech3 dari depan row ke empat setelah perjuangannya di Sirkuit Ricardo Tormo. Kerja kerasnya kemarin terbayar sudah saat dia menyelesaikan sesi F3 di posisi ke 10, yang hanya 0.257 dari rekan setimnya setelah dia mencatatkan waktunya pada lap 19 dari 21 lap. Hal ini membuatnya lolos melaju ke q2 dan disini dia berhasil menyusun kecepatan dalam mengejar posisi grid. Usaha dari Smith menjadikannya menempati posisi ke 10 yang hanya berjarak setengah detik dari row kedua dan besok siang, dia berniat untuk menutup musim ini dengan apa yang dikatakannya sebagai tahun dengan penuh tantangan dengan cara yang mengagumkan.

    POL ESPARGARO

    Posisi: 6 – waktu: 1’30.392 – Lap: 8

    Saya senang dengan hasil kualifikasi saya hari ini, dan kami tau bisa melakukan pekerjaan dengan baik, dan ternyata telah kita lakukan, tapi sangat ketat pada Q2. Semua pembalap sangat cepat hari ini di Valencia, namun kita memulai akhir pekan ini dengan ritme yang cukup pantas dan saya berhasil mempertahankannya dan lalu mulai bergerak naik dari sana dan saya berhasil melewati kualifikasi dengan baik. Sehubungan dengan sirkuit, sangat menantang, dan sangat teknis, khususnya mengenai elektris, seperti kendali setang dan kontrol daya tarik. Bagaimanapun, saya merasa positif disini dan Yamaha bekerja dengan baik. Selalu menjadi sedikit lebih spesial, sebagai rider satelit, untuk memulai GP dari row ke dua, tapi kami selalu menikmati hari ini karena kami sangat kompetitif dan saya akan coba bersenang-senang pada trek terakhir saya dengan Yamaha. Saya selalu cepat di Valencia, jadi saya sangat bersukur atas hasil hari ini walaupun harapan saya tidak terlalu tinggi terhadap balapan ini, saya senang sekali untuk melihat apa yang bisa kami lakukan esok hari.

    BRADLEY SMITH

    Posisi: 10 – waktu: 1’30.949 – Lap: 9

    Pertama-tama, suatu hal yang membanggakan bisa menembus sampai Q2 hari ini, setelah beberapa GP saya kembali dapat melakukan ini. Siang ini, kami bekerja cukup keras pada settingan saat FP4 dan kami juga belajar beberapa hal lagi selama kualifikasi. Saya masih belum 100% puas dengan handling motor, tapi saya akui mengenai ban sangat bagus dan sekarang kami tinggal hanya merubah sedikit modifikasi untuk 30 lap esok. Balapan akan sangat panjang, perjuangan keras dan, sangat vital mengenai handling pada saat pengereman karena disini penting untuk memiliki balance seperti itu, apalagi di area pengereman maksimal, yang setidaknya ada satu di tiap-tiap sektor. Saya akan berada diluar grid esok hari, dan kemungkinan itu akan lebih baik dari pada posisi 9 karena kadang-kadang hanya ada sudut sempit ketika berada di tengah-tengah pada awal balapan. Namun saya akan coba memulai dan mendapatkan start yang bagus dan berjuang pada event terakhir saya dengan Tech3

     

     

    16/Nov/2016

    Espargaro akan Memulai Grand Final dari Row Kedua Grid Start

    Rider tim Monster Yamaha Tech3 Pol Espargaro akan melaju dari row kedua gris start esok yang akan menjadi balapan terkahirnya diatas Yamaha YZR-M1, setelah menghasilkan penampilan luar biasa di Valencia hari ini. Pemuda Spanyol ini memulai harinya dengan kecepatan luar biasa dan mengamankan posisi ke 6 pada latihan pagi hari dimana hasil ini hanya berjarak 0.487 dari pemuncak. Selanjutnya pada Q2, dia kembali ke trek dan setelah menyelesaikan 8 lap, waktu terbaiknya membuatnya berada pada posisi 6 dan hanya berjarak 0.264 dari row depan. Hasil kualifikasi ini mengukuhkan penampilan Juara Dunia Moto2 tahun 2013 dan esok dia akan fokus pada the top independent rider pada sesi final untuk menutup penampilan terkahirnya bersama Tech3 dengan cara yang positif

    Sementara itu Bradley Smith akan memulai balapan grand final esok hari untuk Tim Monster Yamaha Tech3 dari depan row ke empat setelah perjuangannya di Sirkuit Ricardo Tormo. Kerja kerasnya kemarin terbayar sudah saat dia menyelesaikan sesi F3 di posisi ke 10, yang hanya 0.257 dari rekan setimnya setelah dia mencatatkan waktunya pada lap 19 dari 21 lap. Hal ini membuatnya lolos melaju ke q2 dan disini dia berhasil menyusun kecepatan dalam mengejar posisi grid. Usaha dari Smith menjadikannya menempati posisi ke 10 yang hanya berjarak setengah detik dari row kedua dan besok siang, dia berniat untuk menutup musim ini dengan apa yang dikatakannya sebagai tahun dengan penuh tantangan dengan cara yang mengagumkan.

    POL ESPARGARO

    Posisi: 6 – waktu: 1’30.392 – Lap: 8

    Saya senang dengan hasil kualifikasi saya hari ini, dan kami tau bisa melakukan pekerjaan dengan baik, dan ternyata telah kita lakukan, tapi sangat ketat pada Q2. Semua pembalap sangat cepat hari ini di Valencia, namun kita memulai akhir pekan ini dengan ritme yang cukup pantas dan saya berhasil mempertahankannya dan lalu mulai bergerak naik dari sana dan saya berhasil melewati kualifikasi dengan baik. Sehubungan dengan sirkuit, sangat menantang, dan sangat teknis, khususnya mengenai elektris, seperti kendali setang dan kontrol daya tarik. Bagaimanapun, saya merasa positif disini dan Yamaha bekerja dengan baik. Selalu menjadi sedikit lebih spesial, sebagai rider satelit, untuk memulai GP dari row ke dua, tapi kami selalu menikmati hari ini karena kami sangat kompetitif dan saya akan coba bersenang-senang pada trek terakhir saya dengan Yamaha. Saya selalu cepat di Valencia, jadi saya sangat bersukur atas hasil hari ini walaupun harapan saya tidak terlalu tinggi terhadap balapan ini, saya senang sekali untuk melihat apa yang bisa kami lakukan esok hari.

    BRADLEY SMITH

    Posisi: 10 – waktu: 1’30.949 – Lap: 9

    Pertama-tama, suatu hal yang membanggakan bisa menembus sampai Q2 hari ini, setelah beberapa GP saya kembali dapat melakukan ini. Siang ini, kami bekerja cukup keras pada settingan saat FP4 dan kami juga belajar beberapa hal lagi selama kualifikasi. Saya masih belum 100% puas dengan handling motor, tapi saya akui mengenai ban sangat bagus dan sekarang kami tinggal hanya merubah sedikit modifikasi untuk 30 lap esok. Balapan akan sangat panjang, perjuangan keras dan, sangat vital mengenai handling pada saat pengereman karena disini penting untuk memiliki balance seperti itu, apalagi di area pengereman maksimal, yang setidaknya ada satu di tiap-tiap sektor. Saya akan berada diluar grid esok hari, dan kemungkinan itu akan lebih baik dari pada posisi 9 karena kadang-kadang hanya ada sudut sempit ketika berada di tengah-tengah pada awal balapan. Namun saya akan coba memulai dan mendapatkan start yang bagus dan berjuang pada event terakhir saya dengan Tech3

     

    Dapatkan Knalpot SAKURA di sini !

    Ragam varian knalpot SAKURA bisa didapat di lokasi ini.

    Follow Us